Secara singkat, mitos adalah kisah atau ide yang dipegang oleh orang karena keberadaannya mendukung, melestarikan atau memberi harapan tertentu bagi yang mempercayainya.
Ada ratusan juta bentuk ide, kisah, faham, harapan atau kepercayaan di dunia ini, tapi hanya karena itu memiliki nilai estetika yang bagus, bukan berarti ia benar-benar mampu memberikan apa yang dijanjikan. Hal demikian memang memberikan corak warna yang cerah dan hangat pada dunia yang terasa gelap dan dingin ini, tapi jika kamu jujur pada diri sendiri, berapa persen dari ide atau kisah itu mampu membawamu secara nyata lebih dekat pada pemenuhan kebutuhanmu?
Dalam seperempat abad usia hidup saya, ada banyak sekali mitos seputar dunia cinta yang tidak pernah terpenuhi seperti seharusnya atau setidaknya seperti yang dijanjikan.
Saat usia SMP & SMA, saya sangat mempercayai cinta pada pandangan pertama. Saya selalu membayangkan kapan itu terjadi, yaitu ketika saya sedang sibuk mengerjakan sesuatu, lalu tidak sengaja bertemu dengan seorang cewek yang akan menjadi pasangan hidup saya. Pertemuan yang begitu ajaib tersebut tentu memiliki kekuatan cinta yang mengalahkan segalanya, jadi tidak ada sedikitpun keraguan dalam diri saya bahwa hubungan itu akan gagal.
Hal itu memang terbukti, dalam sejumlah pengalaman saya, tidak pernah ada kegagalan dalam hubungan cinta pada pandangan pertama tersebut. Namun bukan karena memiliki kekuatan cinta yang ajaib, melainkan karena hubungan itu memang tidak pernah ada sehingga tidak ada yang bisa digagalkan, alias perasaan saya hanya bertepuk sebelah tangan dan imajinasi tersebut tidak pernah terwujud.
Kamu pernah mengalami hal yang serupa, bukan?
Persahabatan dengan cewek adalah hal yang selalu saya dapatkan dengan berlimpah-limpah di setiap lingkungan yang saya tempati. Mulai dari sekolah, kampus, gereja, hingga kantor, tidak sulit bagi saya untuk membuat cewek bercerita tentang hal-hal pribadi dan intim tentang kehidupan mereka.
Saya memiliki kharisma hangat yang membuat cewek senang berinteraksi dengan saya, sehingga seluruh lingkaran sahabat saya selalu didominasi oleh 70% cewek dan sisanya cowok. Itu adalah kondisi yang sangat subur untuk mitos 'cinta tumbuh dari persahabatan', sehingga dari jumlah cewek yang begitu besar tersebut, ada beberapa persahabatan yang saya harapkan dapat bertumbuh menjadi lebih spesial, seperti pacaran hingga akhirnya menikah.
Sayangnya, tidak peduli seberapa sering saya berdoa, tidak ada satupun dari persahabatan tersebut yang berhasil menembus hingga percintaan.
Kisah yang tidak asing dengan hidupmu?
Kamu sekarang mengerti mengapa saya menganggap ide-ide seperti itu sebagai mitos?
Karena mereka jarang sekali memiliki korelasi dan sedikit bersentuhan dengan dunia nyata!
Kalau kamu menolak dan berkata, "Tapi gue sering baca pengalaman orang seperti itu di buku-buku motivasi dan inspirasional," saya menjawab, "Tentu!"
Tentu kamu pasti pernah membacanya di buku, majalah, atau melihat tayangan talk show seperti itu. Saya tidak berniat untuk menyangkalinya karena diri saya pun adalah sebuah bukti nyata dari penggenapan mitos 'cewek menginginkan cowok yang apa adanya' yang terjadi dalam pernikahan orangtua saya!
Pertanyaannya bukanlah "Apakah ide itu mungkin terjadi dan membuahkan harapan yang ada?" karena tentu saja SELALU ADA KEMUNGKINAN untuk terjadi demikian. Ada milyaran manusia di bumi ini, jadi pasti ide-ide tersebut bisa ditemukan terjadi dalam hidup sebagian orang di luar sana. Itulah yang kemudian kita baca dalam buku dan nonton dalam berbagai film Hollywood yang bertema true-stories.
Pertanyaannya adalah, "Bagaimana dengan diriMU? Sampai detik ini, apakah ide atau kisah inspirasional tersebut pernah membuahkan sesuatu yang nyata dalam hidupMU? Apakah seluruh tenaga dan waktu yang kamu habiskan untuk mempercayainya dapat memberikan hasil yang memuaskan kebutuhanMU?"
Jika tidak, maka kamu harus berani untuk menerima bahwa apapun yang kamu percayai tersebut adalah tidak lebih dari sekedar mitos.
Kamu harus berbesar hati mengakui kemungkinan bahwa apapun yang kamu anut, pegang, bela, dan percayai tentang pernikahan, pacaran dan cinta selama ini tidak lebih dari sekedar mitos yang indah.
Para kaum filsuf memiliki istilah yang spesifik untuk keadaan seperti itu: UTOPIA. Kalau kamu tidak mengerti artinya, silakan googling untuk membaca penjelasan yang tersedia di internet. Bahkan kalau kamu sudah mengerti pun, saya menganjurkan kamu untuk membaca-baca referensi google lainnya agar lebih mengerti istilah tersebut.
Hal-hal seperti 'cinta pada pandangan pertama', 'cinta yang bertumbuh dari persahabatan', 'cewek menginginkan cowok yang apa adanya', 'cewek ingin dimengerti dan diperlakukan spesial', dan sebagainya bisa menjadi pengalaman nyata dalam kehidupan sebagian orang, namun bisa juga menjadi sekedar mitos dalam kehidupan sebagian besar orang lainnya.
Apa yang saya temukan adalah dunia romance saat ini sudah begitu ternoda dengan puluhan mitos utopia sehingga sekedar menemukan pasangan dan memiliki hubungan percintaan menjadi hal yang terlalu sulit untuk dipenuhi.
Kita setiap harinya begitu terbiasa menghirup udara mitos tersebut sehingga tidak menyadari lagi bagaimana efeknya meracuni pikiran kita.
Salah satu hal sederhana adalah mitos bahwa kamu bisa mendekati cewek dengan cara menjadi sahabat curhatnya. Kamu sudah begitu teracuni sehingga harus membaca Jangan Jadi Dukun Curhat untuk bisa menyadari bahwa itu adalah sebuah kesalahan yang besar.
Hal lainnya adalah mitos jika kamu persisten menunjukkan minat, keseriusan dan ketulusan, kamu akan bisa meluluhkan hati sang cewek impianmu. Kamu tidak akan bisa mengenali hal tersebut sebagai racun candu yang berbahaya jika kamu tidak membaca Cewek dan Pasir Hisap.
Bagaimana dengan 'cewek ingin dimengerti dan diperlakukan spesial', itu tidak mungkin mitos, 'kan?
Mitos!
Saya menemukan pada kenyataannya bahwa cewek-cewek lebih ingin DIPIMPIN oleh seorang cowok yang berkualitas. Mereka tahu seorang cowok memiliki kualitas karena dia mengerti dirinya sendiri, tahu apa yang dia inginkan dan bagaimana cara mendapatkannya. Jika dia mampu mengurus diri sendiri, maka otomatis diasosiasikan dengan mampu mengurus orang lain juga. Itu adalah jaminan kekuatan dan stabilitas yang sangat dibutuhkan oleh pribadi cewek.
Ketika usaha pendekatan, kamu tampil sebagai cowok yang serba pengertian dan ekstra caring, itu akan diartikan oleh cewek targetmu sebagai bukti bahwa kamu sekedar mengincar, menginginkan, membutuhkan sesuatu darinya. Tidak ada jaminan bahwa setelah sang cewek memberikan apa yang kamu inginkan, kamu masih terus berminat atau mampu untuk mengerti dan 'mengurus' kebutuhan-kebutuhannya yang lain.
Itu sebabnya membuat cewek merasa dimengerti tidak akan membuatnya menganggap kamu lebih dari sekedar sahabat yang baik, bukannya cowok-yang-menarik-perhatiannya.
Lalu, cewek ingin diperlakukan spesial?
Ngaco juga, bung.
Cewek, terutama yang cantik dan menarik, sudah bosan diperlakukan spesial karena dia bisa mendapatkannya dari ratusan cowok lain, mulai dari yang dia kenal selama bertahun-tahun ataupun yang sekedar dia temui di tengah jalan. Sama seperti mitos sebelumnya, cewek bisa merasa bahwa perlakuan spesial yang dia dapatkan itu karena cowok-cowok menginginkan sesuatu padanya. Jika cewek sudah bisa memahami tujuanmu melakukan sesuatu, jangan harap kamu akan mendapatkannya.
Jadi kunci pendekatan yang sukses adalah bukan terletak pada tindakan, perlakuan dan hal-hal spesial apa saja yang kamu berikan padanya, melainkan terletak pada KUALITAS KEPRIBADIANMU yang membuat apapun yang kamu lakukan padanya itu terasa spesial.
Itu sebabnya setelah mengikuti workshop, kamu bisa membuat cewek tertarik dengan hal-hal yang justru berlawanan dengan logika pada umumnya, seperti membatalkan janji seenaknya, menghina dengan J2, menolaknya mentah-mentah, dsb. Kamu bisa membaca sejumlah hal terkait lainnya pada artikel Mengapa Cewek Tertarik Pada Cowok Yang Salah.
Kembali lagi soal mitos, tahu apa yang terjadi jika kamu kecanduan dengan ide dan kisah-kisah utopia seperti yang sudah disebutkan di atas?
Kamu menjadi mayat hidup yang 'terkutuk' untuk melakukan kesalahan yang sama dan mengulanginya berkali-kali sekalipun itu tidak pernah memberikan hasil apapun.
Kamu menjadi zombie romance yang semakin membusuk setiap harinya karena racun itu menghilangkan akal sehatmu, memimpikan teori dan harapan yang idealis, menjauhkan dirimu kehidupan nyata.
Lalu apa yang harus kamu lakukan untuk sembuh?
Pasti ada sejumlah prosedur yang bisa kamu lakukan untuk keluar dari kekuatan siklus gelap itu?
Benar, dan kamu sudah melakukan langkah pertama yang paling penting, sobat, yaitu mengakui bahwa selama ini hidupmu terjerat oleh mitos-mitos romance.
Itu bukan hal yang memalukan untuk diakui. Justru patut dibanggakan karena TERLALU SEDIKIT cowok yang berani melakukannya.
Langkah berikutnya adalah memaksa otakmu untuk kembali berpikir dengan sehat dan kritis, mengevaluasi semua ide, atau kisah lainnya seputar romance yang selama ini kamu percayai, baik lewat ajaran orangtua, film-buku, atau teman-teman sendiri.
Kamu harus memiliki kemampuan analisa yang baik untuk mengenali SETIAP MINDSET yang kamu ijinkan mendekam di dalam kepalamu.
Kenali mengapa kamu mempercayai sebuah ide atau konsep, darimana kamu mendapatnya, siapa saja agen yang selama ini mendorong atau memberikan konfirmasi tentangnya, lalu analisa apakah hal itu menyumbangkan sesuatu yang nyata atau hanya mitos harapan tak-berujung saja dalam hidupmu.
Segala sesuatu yang kamu pegang, dukung, percayai, lestarikan karena memberi harapan tertentu bagimu dan tidak pernah memberikan hasil adalah sebuah mitos. Walaupun selalu ada kemungkinan berhasil suatu saat, namun akan jauh lebih efisien dan bermanfaat jika kamu menyingkirkannya saat ini dan mencoba taktik baru.
Dari puluhan mitos romance yang ada, saya sudah mendaftarkan tigabelas di antaranya yang paling umum ditemui dalam kehidupan masyarakat Indonesia, dan kamu bisa mendapatkannya dengan cuma-cuma dengan mengisi aplikasi download 13 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Cowok pada halaman indeks www.hitmansystem.com .
Kamu bisa memakai daftar itu sebagai awal untuk menciptakan daftarmu sendiri. Jangan anggap ini adalah proses yang hanya perlu kamu lakukan sekali karena kamu harus berurusan dengan 'program' yang sudah kamu telan selama bertahun-tahun dalam hidupmu.
Pastikan kamu terus kamu dapat menambahkan daftarmu sendiri, tidak bergantung pada materi yang kamu dapatkan dari Hitman System. Bahkan, demi Tuhan, analisa dengan tajam dan kritis juga segala sesuatu yang saya, Kei, atau Jet ajarkan! Pastikan bahwa apapun yang kami tuliskan ini memang sesuatu yang produktif dan memberikan transformasi nyata seperti yang kamu inginkan.
Lalu langkah terakhir, keluarkan dirimu dari lingkaran yang telah meracunimu tersebut!
Jika kamu selama ini terbiasa ngarep dan mengejar cewek, lalu ingin berhenti bersikap seperti itu setelah membaca artikel Hitman System, kamu tidak akan sanggup melakukannya jika kamu terus berada di tengah teman-temanmu yang memberikan support atas tingkah demikian!
Kamu akan kesulitan untuk menyisihkan, membuang mitos-mitos tersebut jika kamu terus mengelilingi dirimu dengan para agen pembuat mitos.
Orang bijak berkata, "Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik," jadi kamu harus bisa melepaskan diri dari agen-agen yang sudah kamu kenali pada langkah kedua di atas.
Jika buku, film, dan lagu adalah agen yang selalu menyuntikmu dengan mitos-mitos beracun, hindari itu semua. Sebagai general rule, putuskan semua konsumsi film-film romantis, terutama Korean movies, karena saya dan Kei benar-benar mengalami sendiri betapa pekatnya racun yang disebarkan oleh media tersebut.
Jika teman-temanmu adalah cowok lossy, batasi waktumu berinteraksi dengan mereka. Temukan satu dua sahabat baru yang lebih sehat untuk menjadi partner diskusi proses detoksifikasi dari racun-racun mitos romance.
Lalu bagaimana jika agen yang paling mempengaruhimu adalah orangtuamu sendiri? Tidak banyak yang bisa kamu lakukan selain membiasakan diri untuk kritis dan tidak menelan mentah-mentah apa yang mereka ajarkan. Kamu tidak perlu merasa bersalah hanya karena kamu tidak melakukan apa yang mereka dahulu lakukan atau ajarkan, itu sama sekali bukan berarti kamu tidak menghormati mereka.
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa hanya butuh sekitar 8-9 kali pengulangan bagi seseorang untuk menjadikan hal baru sebagai sebuah kebiasaan dan terpola dalam hidupnya. Tidak peduli tingkat intelektualitas seseorang, otak kita begitu mudah untuk menangkap dan mempelajari sesuatu, dan sulit sekali untuk bisa menghapus dan membuang sesuatu yang sudah terlanjur masuk.
Apalagi jika itu sudah terprogram selama bertahun-tahun dalam hidupmu, semenjak remaja dahulu hingga usia kerja atau kuliah sekarang.
Namun jika mulai dari detik ini kamu berkomitmen untuk mulai melepaskan diri dari jeratan yang menghalangimu, membiasakan diri untuk melakukan filter untuk setiap mindset yang keluar-masuk ke dalam otakmu, memastikan pikiranmu dapat bekerja dengan sehat, dan tidak sembarangan membiarkan orang lain atau mitos utopia mendikte keberhasilan dan kegagalanmu, kamu akan berangsur-angsur melihat hasil yang nyata sembari kamu menjalaninya.
Itu sebabnya saya tidak pernah menganggap apa yang saya, Kei, atau Jet sampaikan sebagai hal yang brilian atau luarbiasa hebatnya! Tidak sama sekali.
Setiap orang yang memberikan kesempatan bagi dirinya untuk berpikir dengan baik dan sehat akan bisa sampai pada paradigma yang sama, bahkan tidak tertutup kemungkinan lebih baik lagi. Apa yang kami sampaikan lewat Hitman System tidak lebih dari pancingan agar kamu bisa mengeluarkan diri dari batasan mitos apapun dan dilahirkan kembali sebagai pribadi yang Glossy.
Kami menyediakan HSEW, HSMS, dan produk premium lainnya hanya sebagai katalisator dan terapi tambahan seandainya kamu sangat kesulitan merangkak keluar dari siklus lossy yang memilukan, namun semua yang kamu butuhkan untuk berusaha sendiri sebenarnya sudah tersedia di website www.hitmansystem.com .
Baru saja kemarin malam seorang alumni Hitman System berkata pada saya, "Lucu juga ya, semua yang gue dapetin di workshop itu esensinya udah dikasih free di web, tapi gue ngga bisa ngembangin sendiri tehnik dan praktisnya karena udah kelamaan buta jadi cowok lossy yang pasif. Yah, mungkin itu pentingnya workshop, untuk ngebantu orang kayak gue yang terlalu kepayahan buat ngeliat jalan keluarnya."
Saya yakin salah satu dari kami pernah menyampaikan ini dalam artikel Hitman System, namun tidak ada salahnya mengulang pemikiran ini sangat powerful sekali mengubah pemikiran saya, Kei, Jet, HS Crew dan semua alumni:
Jika kamu selalu melakukan apa yang selama ini kamu lakukan, kamu akan terus mendapatkan apa yang selama ini kamu dapatkan.
Ulangi baca kalimat di atas 8-9 kali agar kamu bisa menyimpannya dengan baik dalam pikiranmu.
Lalu berdirilah di depan kaca, perhatikan bayangan siapa yang terpantul di sana, dan ucapkan padanya, "Hiduplah, Manusia, sekarang saatnya melakukan sesuatu!"
Selasa, 04 September 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar